Saat memulai
bisnis, kita akan banyak sekali di sibukan oleh bisnis kita. Maklum, bisnis
yang baru di buka biasanya “manja,” butuh banyak sekali perhatian dan kerja
keras. Dan disibukan dalam hal mengejar omset dan keuntungan usaha agar
usahanya dapat bertahan dan terus berkembang. Dan itu berlanjut-lanjut sampai
dia tahu seluk beluk bisnisnya dan sampai dia membuat suatu sistem kerja agar
bisnisnya bisa berjalan secara sistematis dan tidak perlu membutuhkan banyak
campur tangan sang pebisnis tersebut.
Kesibukan
start up bisnis, kadang melalaikan si pebisnis pada satu hal penting yang tidak
disadari hal tersebut dapat berpengaruh pada pertumbuhan dan hasil usahanya.
Itulah keberkahan.
Keberkahan
dalam bisnis sangat berpengaruh besar pada pertumbuhan bisnis kita. Bukan hanya
itu, keberkahan juga berpengaruh terhadap rasa kepuasan dan kebahagiaan kita
selaku pebisnis. Karna keberkahan adalah signal bahwa tuhhan kita ridho dengan
bisnis yang sedang kita lakukan.
Cara agar
bisnis kita mendapat ridho dari tuhan yang artinya bisnis tersebut diberkahi adalah kita awali niat kita berbisnis adalah
untuk beribadah yaitu mencari nafkah. Melakukan aktifitas berbisnis sesuai
aturan dan tidak merugikan orang lain seprti mencuri, menipu, memaksa, dsb. Dan
kita gunakan juga hasil usaha tersebut untuk hal-hal yang di ajurkan dan di
bolehkanNya. InsyaAllah dengan hal tersebut aka nada percepatan dalam bisnis
kita.
Matematika
tentang harta yang kita dapatkan cara yang haram adalah : HS(Hasil yg
Seharusnya – THTS(Tambahan Hasil yg Tidak Seharusnya). Contoh : hasil yg
seharusnya 10jt tapi mendapatkan 15jt. Ada tambhan 5t hasil menipu, curang dsb.
Berarti 10-5= 5jt
Matematika
harta yang dibagikan di jalan halal adalah 10-1=19. Contoh : meliliki uang 10jt
dan disedekahkan 1jt = 10jt-1jt=19jt
Sekian
sharing ane tentang cara agar bisnis kita berkah dan berefek keberlimpahan.
Semua pembelajaran tentang bisnis yang berkah dan berefek keberlimpahan bisa
dipelajari di kampus umar usman.
Sekian.
Wassalamualaikum

Terkadang ia kesibukan dalam memulai bisnis membuat waktu kita yang seharusnya untuk beribadah sering terabaikan, hal itu pula mungkin yang membuat saya berkali kali jatuh bangun, dan saya berkomitmen untuk tidak mengulangi untuk yang ke dua kalinya.
BalasHapus